Skip to main content

Mengenal Benang Jahit

Anda pasti tau kan kalau dipasaran itu banyak merk benang jahit yang dijual, tapi yang paling populer cuma ada dua merk yaitu Astra dan Extra. Sebenarnya ada merk-merk benang lainnya seperti Tiger, Yamalon dan yang tidak bermerk sekalipun, tapi ya itu tadi dipasaran cuma dua merk itu saja yang banyak dijual. Mungkin karena koleksi warnanya yang banyak, jadi kedua benang itu yang paling laku ya, kalau aku sendiri sih biasa memakai tiga merk benang yaitu Astra, Extra dan Yamalon seperti gambar diatas.

Nah trus apa sih perbedaan dari ketiga merk benang tersebut ? apa semuanya sama saja ? atau ada bedanya ? di tulisan ini aku coba untuk menjelaskan beberapa kelebihan/perbedaan dari masing-masing merk tersebut berdasarkan pengalamanku yang masih dangkal ini , jadi kalau anda punya pendapat atau fakta yang lain, silahkan di share disini ya.
Benang yang paling bagus menurut ku adalah benang Astra, karena benang ini kuat, tidak gampang putus dan seratnya lebih halus. Harganya juga lebih mahal dibandingkan dengan Extra dan Yamalon. Di Pasar Tanah Abang blok F harga satu lusin benang Astra sekitar Rp.22.000, Extra Rp.10.000 dan Yamalon Rp.7000 (harga tahun 2008). Jauh sekali kan bedanya ?

Meskipun harga benang Extra lebih murah dari pada benang Astra, kalau diperhatikan, benang Astra itu lebih panjang daripada benang Extra lho, aku taunya darimana ? emang pernah ngukur panjang benang ? hi hi hi aku sih belum pernah ngukur panjang benang, kayak nggak ada kerjaan ajah….tapi coba deh teken gulungan benang yang masih utuh, kalau benang Astra itu terasa lebih padat/keras tapi kalau benang Extra sedikit empuk, kalau menurut ku sih itu pertanda kalau gulungan benang astra lebih padat = lebih panjang. Pada dus benang Astra ada tulisan yang menyatakan panjang benang adalah 500 yards, sedangkan di dus benang Extra cuma di tulis +/-500, dari situ aja keliatan kan bedanya. Selain itu dibagian gulungan (plastik) benangnya ada kode warnanya, jadi kalau suatu saat kita kehabisan benang dan butuh benang yang sama cukup membawa gulungannya saja. Oh iya setau ku koleksi warna benang Astra itu lebih lengkap loh.
Biasanya aku memakai benang Astra untuk memayet, membuat sengkelit, menjahit celana atau intinya untuk menjahit bagian-bagian yang memerlukan kekuatan lebih.

Benang Extra harganya lebih murah daripada benang Astra, terus apakah kualitasnya jelek ? tidak juga….setau ku banyak penjahit yang menggunakan benang ini, aku sendiri juga suka menggunakan benang ini. Kekuatan benang ini bagus juga kok, tidak kalah dengan benang Astra, cuma benang ini serat nya lebih kasar jadi gampang kusut kalau digunakan untuk memayet.

Yang terakhir adalah benang Yamalon, aku tidak menyarankan untuk menggunakan benang ini untuk menjahit, karena benang ini mudah putus. Aku biasannya menggunakan benang hanya sebagai benang bantu misalnya untuk mengelim (jahit bantu) bahan dengan lapisan puring supaya mudah dijahit (tidak bergeser). Daripada menggunakan benang Astra atau Extra yang lebih mahal harganya, lebih baik menggunakan yamalon yang murah meriah. Meskipun demikian kalau aku sedang belanja ke Blok F tanah abang, banyak juga loh yang membeli benang Yamalon dalam jumlah banyak, katanya buat konveksi……

Sekali lagi, tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadiku ya, jadi tidak ada maksud untuk menjelek-jelekan merk tertentu…..untuk pemilihan benang sendiri sih terserah anda….

sumber

Comments

Popular posts from this blog

Jual Bendera NU, Muslimat NU, Banser, Fatayat, IPNU, dan IPPNU

WJL Konveksi juga ready untuk membantu sedulur-sedulur warga Nahdliyin NU dalam memenuhi kebutuhan bendera. Bendera ini sering digunakan dalam acara-acara rutin yang memang sering digelar para warga Nahdliyin. Mulai dari acara organisasi hingga acara-acara peringatan hari keagamaan. Bahkan di hari-hari besar nasional--sering dipasang pula bendera NU dan banomnya. 

WJL Konveksi menjual:
Bendera NU
Bendera Muslimat NU
Bendera Ansor NU 
Bendera Banser 
Bendera RIjalul Ansor 
Bendera Fatayat
Bendera IPNU
Bendera IPPNU 

Bendera NU dan banomnya berbahan kain yang biasa dipakai untuk bendera.

Spesifikasi:
Bahan : Kain Jamping (atau peles lebih murah) 
Ukuran : 90 cm x 60 cm
Warna dasar kain : Hijau Tua 
Warna Sablon : 1 warna putih (Untuk bendera Banser dan Rijalul Ansor ada dua warna, dengan warna dasar putih)
Harga : 13.500 rupiah mawon 

Kontak:
Khaled
SMS/WA : 0856 4625 2020 
Telkomsel : 0852 1871 5073

Pusatnya Konveksi di Lamongan, ya Tritunggal Babat

Sejak puluhan tahun yang lalu, Babat terkenal sebagai sentra konveksi. Tepatnya di Dusun Beton, Desa Tritunggal, Babat Lamongan. Desa yang terletak sekitar 30 km sebelah barat kota Lamongan. Hampir semua rumah di desa Beton Tritunggal ini membuka konveksi; produk buatannya pun bermacam-macam. Ada seragam olahraga, batik, kaos partai, kaos caleg, seragam TPQ/TPA, seragam kantor, pramuka, dan lain-lain. Tiap orang biasanya memilih spesialisasi sendiri-sendiri.

Untuk mencapainya, cukup mudah. Desa Tritunggal terletak di pinggir jalan raya Babat-Lamongan. Di sebelah utara jalan raya. Kalau dari arah Lamongan, setelah lampu merah Pucuk, sekitar 1,5 km sebelah kanan ada showroom bertuliskan sentra konveksi, itulah desa Tritunggal - Babat. Ciri-ciri mudahnya, anda bisa melihat sebuah pohon albasia besar. Nah, masuk ke gang itulah dusun Beton.

Macam-macam Kain Katun

Salah satu bahan yang terbaik untuk membuat kaos adalah katun. Namun, ternyata katun sendiri juga bermacam-macam. Tentunya, masing-masing jenis mempunyai keistimewaaan dan kekurangan. Tergantung kebutuhan dan budget pembuatan saja. Berikut ini adalah macam-macam kain katun:

1. Katun Jepang
Sekilas sama seperti kain katun biasa pada umumnya, namun jika diperhatikan lebih detil ada beberapa ciri khusus, antara lain: