Skip to main content

Konveksi di Tritunggal Babat

Menjelang pemilu berkah tersendiri bagi pengusaha sablon. Salahnya satunya di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Lamongan. Bila sehari-hari biasa menerima order pesanan kaos dari instansi atau sekolah, kini mereka kebanjiran order pembuatan atribut para caleg.

Omzetnya pun melonjak tajam dari Rp 400 juta hingga Rp 500 juta per bulan, kini menjadi Rp 6 miliar per bulan. Hal itu dialami pengrajin sablon asal Desa Tritunggal, Wahyudi. Dia kini dijuluki raja kaos dari Lamongan karena pesanan terus mengalir tiap harinya.


Banyaknya pesanan, membuat Wahyudi memberikan order ke desa-desa lain. Pasalnya, 30 pekerjanya tak mampu menyelesaikan sendiri. Rumah Wahyudi selalu menjadi jujugan calon legislatif, calon bupati, calon gubernur hingga calon presiden Timur Leste.

"Sehari-hari saya biasa menggunakan 10 orang, tapi kalau ramai order ada 30 pekerja yang membantu saya. Tapi order itu tidak saya order sendiri, selalu saya berikan ke pengrajin desa lain," kata Wahyudi kepada detiksurabaya.com di rumahnya, Jumat (13/2/2009).

Dia mengaku, hampir seluruh pengrajin di desanya selalu mendapat prder darinya sesuai kemampuan. Wahyudi hanya memberi foto dan logo partai saja. Sedangkan sesain dan warna diserahkan sepenuhnya pada produsen.

"Hampir semua order untuk pengrajin di desa ini dari saya. Selain sablon kaos, ada atribut parpol untuk pilleg 2009," terangnya.

Wahyudi menambahkan, peningkatan produksi mendekati pileg bisa mencapai 10 ribu kaos per hari. Namun bila hari-hari biasa, dirinya hanya memproduksi 200 kaos.

"Menjelang pileg dalam tiap bulan bisa memproduki hingga 1 juta kaos," terangnya.

Pria yang sudah membangun kariernya sejak 2004 lalu mengaku memilih membuat kaos untuk partai politik, bermula mengerjakan pesanan seorang teman yang menjadi calon legislatif di Kalimantan.

Rupanya, kualitas produksi yang bagus dan kecepatan pengerjaan menjadi andalan Wahyudi untuk memuaskan para pemesan. Kini dia tak perlu lagi susah-susah dalam pemasaran, karena namanya sudah tekenal hingga ke luar Jawa. (fat/fat)

Comments

Popular posts from this blog

Pusatnya Konveksi di Lamongan, ya Tritunggal Babat

Sejak puluhan tahun yang lalu, Babat terkenal sebagai sentra konveksi. Tepatnya di Dusun Beton, Desa Tritunggal, Babat Lamongan. Desa yang terletak sekitar 30 km sebelah barat kota Lamongan. Hampir semua rumah di desa Beton Tritunggal ini membuka konveksi; produk buatannya pun bermacam-macam. Ada seragam olahraga, batik, kaos partai, kaos caleg, seragam TPQ/TPA, seragam kantor, pramuka, dan lain-lain. Tiap orang biasanya memilih spesialisasi sendiri-sendiri.

Untuk mencapainya, cukup mudah. Desa Tritunggal terletak di pinggir jalan raya Babat-Lamongan. Di sebelah utara jalan raya. Kalau dari arah Lamongan, setelah lampu merah Pucuk, sekitar 1,5 km sebelah kanan ada showroom bertuliskan sentra konveksi, itulah desa Tritunggal - Babat. Ciri-ciri mudahnya, anda bisa melihat sebuah pohon albasia besar. Nah, masuk ke gang itulah dusun Beton.

Macam-macam Kain Katun

Salah satu bahan yang terbaik untuk membuat kaos adalah katun. Namun, ternyata katun sendiri juga bermacam-macam. Tentunya, masing-masing jenis mempunyai keistimewaaan dan kekurangan. Tergantung kebutuhan dan budget pembuatan saja. Berikut ini adalah macam-macam kain katun:

1. Katun Jepang
Sekilas sama seperti kain katun biasa pada umumnya, namun jika diperhatikan lebih detil ada beberapa ciri khusus, antara lain:

Jual Bendera NU, Muslimat NU, Banser, Fatayat, IPNU, dan IPPNU

WJL Konveksi juga ready untuk membantu sedulur-sedulur warga Nahdliyin NU dalam memenuhi kebutuhan bendera. Bendera ini sering digunakan dalam acara-acara rutin yang memang sering digelar para warga Nahdliyin. Mulai dari acara organisasi hingga acara-acara peringatan hari keagamaan. Bahkan di hari-hari besar nasional--sering dipasang pula bendera NU dan banomnya. 

WJL Konveksi menjual:
Bendera NU
Bendera Muslimat NU
Bendera Ansor NU 
Bendera Banser 
Bendera RIjalul Ansor 
Bendera Fatayat
Bendera IPNU
Bendera IPPNU 

Bendera NU dan banomnya berbahan kain yang biasa dipakai untuk bendera.

Spesifikasi:
Bahan : Kain Jamping (atau peles lebih murah) 
Ukuran : 90 cm x 60 cm
Warna dasar kain : Hijau Tua 
Warna Sablon : 1 warna putih (Untuk bendera Banser dan Rijalul Ansor ada dua warna, dengan warna dasar putih)
Harga : 13.500 rupiah mawon 

Kontak:
Khaled
SMS/WA : 0856 4625 2020 
Telkomsel : 0852 1871 5073